Biasa menjadi luar biasa

Dalam sebuah perjalanan berdua dengan istri di taxi beberapa bulan yang lalu, kami ngobrol tentang pentingnya sebuah tim. Orang yg punya kapabilitas sangat hebat, tetapi tidak punya murid atau tim yang bagus maka akan tenggelam juga pada akhirnya.

Dalam dunia bisnis (soalnya istri saya alumni Nanyang Business School, meskipun setelah lulus malah membelot jadi guru SDN di Singapura), contohnya adalah fenomena Apple dan Steve Jobs. Betapapun jenius dan visonernya Jobs dalam bisnis, kalau tidak ketemu dengan Wozniak yang merupakan insinyur handal dan juga tim dibawahnya maka sulit untuk bisa berkembang dan bertahan lama.

Dalam dunia akademik, banyak juga profesor bagus tapi tidak bisa mengarahkan murid dengan baik maka warisan ilmunya tidak terlalu lama.  Yang langsung terasa, jika tidak punya tim riset yang bagus maka produktifitasnya akan jauh berkurang.

Yang menarik, dalam mazhab Fiqh juga begitu. Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad bisa bertahan mazhabnya dari gempuran zaman dengan izin Allah salah satu sebabnya adalah murid-muridnya yang terus menyempurnakan mazhab guru-gurunya. Ambil saja Imam Al-Laits sebagai contoh, seorang ulama besar di Mesir. Ketika Imam Syafi’i di Mesir, beliau banyak belajar kepada muridnya Imam Al-Laits (karena Sang Imam sudah meninggal). Sampai Imam Syafi’i berkomentar: Al-Laits lebih faqih daripada Malik. Malik disini maksudnya Imam Malik. Padahal sekarang kita tahu mazhab Imam Al-Laits sudah punah, tetapi mazhab Imam Malik masih bertahan.

Jadi keberhasilan suatu sistem/institusi tidak pernah karena satu orang yang sangat menonjol dan yg lainnya biasa-biasa aja. Melainkan karena adanya kumpulan orang-orang biasa atau luar biasa yang bekerja bersama-sama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s