Memenangkan hati seorang perempuan

Tanpa sengaja, ingatan saya melayang ke masa saya menjalani Kerja Praktek di pembangkit listrik panasbumi di kawasan Dieng yang indah. Saya adalah mahasiswa Fisika UI ketika itu, peminatan geofisika.

Di sana, saya bertemu dengan seorang operator pembangkit lulusan SMA/STM, sebut saja O, yang menanyakan tentang seorang mahasiswa di UI, sebut saja namanya A. Kebetulan sekali, saya kenal A. Bukan karena saya berteman dengan A, akan tetapi A sebagai mahasiswa Teknik Kimia UI pernah praktikum Fisika Dasar di bawah bimbingan saya. Saya masih ingat A, karena dia sangat menonjol dalam pemahaman dan usahanya utk tahu lebih banyak mengenai Fisika, dibandingkan teman-temannya. Diskusi grupnya menjadi hidup karena ada A, saya tahu bahwa dia bukan cuma ingin punya nilai bagus tapi juga ingin benar-benar paham. Karena angkatan A cuma satu atau dua tahun setelah angkatan saya, sebenarnya umur kami sebaya.

Tiba-tiba O mengatakan bahwa A adalah teman SMPnya. Ketika SMP mereka memperebutkan hati seorang perempuan, dan dengan bangga O mengatakan bahwa dia yg menang. Saya lihat O memang anak muda yang tampan, ditunjang dengan postur yang gagah. Jauh lah dibandingkan A, apalagi saya yang ketika itu kurus kerempeng. Bangga sekali O, bisa mengalahkan A yang dikenal pintar di sekolahnya dalam urusan mendapatkan hati seorang perempuan. Mungkin perempuan tersebut adalah primadona ketika itu.

Akan tetapi, saya seakan melihat ada sesuatu yang tersembunyi di balik kebanggaan O. Mungkin dia sadar, bahwa “kejayaannya” itu hanya ada di masa lalu. Dan mungkin satu2nya yang bisa dia menangkan dari “temannya”, itupun dulu. Ketika zaman saya Kerja Praktek tersebut mungkin saja perempuan di masa SMP tersebut malah berbalik memilih A daripada O, operator lulusan SMA/STM vs mahasiswa Teknik Kimia UI gitu lho.

Mungkin saja A malah selamat, jadi dia akan menikahi perempuan yang jauh lebih baik nantinya setelah dia meningkatkan kualitas dirinya.

Jadi adik-adikku sekalian yang masih sekolah, tidak usah pusing memikirkan mendapatkan hati perempuan (dan hati laki-laki bagi yang perempuan). Sibuklah memikirkan bagaimana kamu bisa menjadi pribadi yang lebih baik, jiwa dan raga. Belajarlah, baik ilmu agama dan dunia. Berolahragalah, agar tubuhmu sehat. Makanlah yg halal lagi baik-baik dan beristirahat yang cukup. Karena hidupmu adalah amanah, dan perjalanannya penuh dengan ujian. [1]

Catatan:
[1] Seperti diriwayatkan dalam sebuah hadits:

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اَلْـمُؤْمِنُ الْقَـوِيُّ خَـيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَـى اللهِ مِنَ الْـمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ، وَفِـيْ كُـلٍّ خَـيْـرٌ ، اِحْـرِصْ عَـلَـى مَا يَـنْـفَـعُـكَ وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلَا تَـعْجَـزْ ، وَإِنْ أَصَابَكَ شَـيْءٌ فَـلَا تَقُلْ: لَوْ أَنِـّيْ فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَـذَا ، وَلَـكِنْ قُلْ: قَـدَرُ اللهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ، فَإِنَّ لَوْ تَـفْـتَـحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu , beliau berkata, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh Azza wa Jalla daripada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allâh (dalam segala urusanmu) serta janganlah sekali-kali engkau merasa lemah. Apabila engkau tertimpa musibah, janganlah engkau berkata, Seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini dan begitu, tetapi katakanlah, Ini telah ditakdirkan Allâh, dan Allâh berbuat apa saja yang Dia kehendaki, karena ucapan seandainya akan membuka (pintu) perbuatan syaitan.

Untuk pembahasan singkatnya bisa dibaca di sini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s